sekolahaceh.com

Loading

puisi tentang lingkungan sekolah

puisi tentang lingkungan sekolah

Puisi Tentang Lingkungan Sekolah: Menumbuhkan Kesadaran dan Cinta Tanah Air

1. Gerbang Ilmu, Jantung Sekolah

Di ambang gerbang, ilmu menanti,
Bukan hanya buku, tapi bumi pertiwi.
Batu bata merah, saksi bisu janji,
Menjaga lingkungan, tugas abadi.

Debu jalanan, bukan musuh sejati,
Tapi tantangan, tuk dibersihkan diri.
Rumput liar tumbuh, bukti alam bersemi,
Harus dirawat, dengan sepenuh hati.

Gerbang terbuka, wawasan membentang,
Masa depan cerah, dalam genggaman.
Lingkungan lestari, cita-cita gemilang,
Sekolahku bersih, jiwaku tenang.

2. Halaman Hijau, Paru-Paru Sekolah

Rumput menghijau, karpet lembut alami,
Di bawah terik mentari, kami berlari.
Pohon rindang, payung teduh abadi,
Menyaring polusi, udara murni.

Bunga warna-warni, lukisan surgawi,
Menarik kumbang, kupu-kupu menari.
Tanah subur, kehidupan bersemi,
Ekosistem kecil, yang harus dijaga lestari.

Sampah berserakan, musuh utama kami,
Harus dipungut, dibuang dengan rapi.
Pupuk kompos, dari sampah organik kami,
Menyuburkan tanaman, bukti cinta bumi.

Halaman hijau, paru-paru sekolahku,
Tempat bermain, belajar, dan bersatu.
Menjaga kebersihan, kewajiban diriku,
Agar tetap asri, untuk generasi penerusku.

3. Kelas Bersih, Pikiran Cemerlang

Dinding putih bersih, inspirasi terpancar,
Jendela terbuka, udara segar masuk lancar.
Meja dan kursi tertata rapi, teratur,
Siap menampung ilmu, yang terus berkumur.

Papan tulis, media pembelajaran kami,
Spidol warna-warni, menghidupkan imaji.
Buku-buku tertata, di rak-rak berdiri,
Sumber pengetahuan, yang tak pernah mati.

Sampah kertas, bukan alasan pembenaran,
Membuang sembarangan, tindakan keliru.
Kotak sampah tersedia, solusi sederhana,
Kebersihan terjaga, belajar pun bahagia.

Kelas bersih, cermin pribadi kami,
Mencerminkan disiplin, dan tanggung jawab diri.
Lingkungan kondusif, pikiran pun berseri,
Menuju masa depan, yang gemilang abadi.

4. Kantin Sehat, Energi Semangat

Aroma makanan, menggugah selera kami,
Tapi kebersihan, nomor satu di hati.
Piring dan gelas bersih, terhindar dari bakteri,
Makanan bergizi, energi untuk beraktivitas lagi.

Sampah makanan, jangan dibiarkan menumpuk,
Dibuang pada tempatnya, dengan bijak dan teratur.
Botol plastik, bukan sampah tak terurus,
Bisa didaur ulang, menjadi barang yang baru.

Pedagang kantin, mitra setia kami,
Menyediakan makanan, dengan harga terjangkau.
Kebersihan kantin, tanggung jawab bersama,
Agar tetap sehat, dan nyaman bagi semua.

Kantin sehat, sumber energi semangatku,
Menjaga kebersihan, kewajiban bersamaku.
Lingkungan terjaga, kesehatan pun terjaga,
Siap belajar lagi, dengan semangat membara.

5. Toilet Bersih, Kesehatan Terjaga

Air mengalir jernih, membasuh kotoran,
Sabun tersedia, membersihkan tangan.
Kloset bersih, terhindar dari kuman,
Kesehatan terjaga, hidup pun nyaman.

Sampah tisu, bukan hiasan di lantai, Dibuang pada tempatnya dengan hati-hati. Air keran jangan dibiarkan mengalir tanpa henti, Hemat air, jaga sumber daya yang kekal.

Petugas kebersihan, pahlawan tanpa tanda jasa,
Membersihkan toilet, setiap waktu dan masa.
Menjaga kebersihan toilet, tanggung jawab kita semua,
Agar tetap bersih, sehat, dan nyaman bagi semua.

Toilet bersih, cermin kepribadian diri,
Menjaga kebersihan, investasi kesehatan diri.
Lingkungan bersih, hati pun berseri,
Belajar dan beraktivitas, dengan nyaman dan pasti.

6. Taman Sekolah, Oase Kedamaian

Bunga bermekaran, warna-warni menawan,
Kupu-kupu beterbangan, menari di taman.
Pohon rindang, memberikan keteduhan,
Burung berkicau, menyanyikan kedamaian.

Rumput hijau, karpet alami nan indah,
Tempat bersantai, melepas lelah.
Kolam ikan, dengan air yang jernih,
Ikan berenang, menenangkan hati.

Sampah dedaunan, bukan masalah besar,
Bisa dijadikan kompos, pupuk yang subur.
Tanaman dirawat, disiram setiap hari,
Agar tetap tumbuh subur, dan lestari.

Taman sekolah, oase kedamaianku,
Tempat belajar, bermain, dan bersatu.
Menjaga kebersihan, kewajiban diriku,
Agar tetap asri, untuk generasi penerusku.

7. Upacara Bendera, Cinta Tanah Air

Tiang bendera tegak, menjulang tinggi,
Bendera Merah Putih, berkibar dengan berani.
Lagu Indonesia Raya, menggema di hati,
Menumbuhkan rasa cinta, pada bumi pertiwi.

Sampah berserakan, merusak pemandangan,
Harus dipungut, dibuang dengan sayang.
Lingkungan bersih, cerminan kebanggaan,
Pada sekolahku, dan tanah air tercinta.

Upacara bendera, bukan hanya formalitas,
Tapi momen penting, menumbuhkan nasionalisme.
Menjaga lingkungan sekolah, bagian dari patriotisme,
Mencintai tanah air, dengan sepenuh jiwa dan raga.

Upacara bendera, cinta tanah airku,
Menjaga lingkungan, bukti baktiku.
Sekolah bersih, Indonesia pun bersih,
Masa depan gemilang, pasti akan diraih.

8. Daur Ulang Sampah, Kreativitas Tanpa Batas

Botol plastik bekas, bukan sampah tak berguna,
Bisa diubah menjadi, pot bunga yang indah.
Kertas bekas, bisa didaur ulang kembali,
Menjadi kertas baru, yang siap dipakai.

Sampah organik, bukan masalah rumit,
Bisa dijadikan kompos, pupuk yang bermanfaat.
Ban bekas, bisa diubah menjadi ayunan,
Tempat bermain anak-anak, dengan riang dan gembira.

Daur ulang sampah, bukan hanya sekedar tren,
Tapi solusi bijak, menjaga lingkungan.
Mengurangi limbah, menghemat sumber daya,
Menciptakan lingkungan, yang lebih sehat dan ramah.

Daur ulang sampah, kreativitas tanpa batas,
Menjaga lingkungan, investasi masa depan.
Sekolahku bersih, bumi pun lestari,
Generasi penerus, hidup bahagia abadi.

9. Hemat Energi, Masa Depan Lestari

Lampu menyala terang, di siang hari bolong,
Pemborosan energi, tindakan yang salah.
Matikan lampu, jika tidak diperlukan lagi,
Hemat energi, menjaga bumi pertiwi.

Air keran mengalir, tanpa henti berputar,
Pemborosan air, tindakan yang tercemar.
Tutup keran rapat, setelah selesai dipakai,
Hemat air, menjaga sumber daya abadi.

Listrik dan air, sumber daya berharga,
Harus digunakan, dengan bijak dan terarah.
Hemat energi, bukan hanya kewajiban,
Tapi juga investasi, untuk masa depan.

Hemat energi, masa depan lestari,
Menjaga lingkungan, tanggung jawab diri.
Sekolahku hemat, bumi pun selamat,
Generasi penerus, hidup bahagia berkat.

10. Sekolah Adiwiyata, Sekolahku Tercinta

Sekolah Adiwiyata, sekolahku tercinta,
Peduli lingkungan, selalu diutamakan.
Program-program inovatif, terus digalakkan,
Menciptakan lingkungan, yang bersih dan nyaman.

Siswa-siswi aktif, dalam kegiatan lingkungan,
Menanam pohon, membersihkan sampah, mendaur ulang.
Guru-guru berdedikasi, memberikan teladan,
Mencintai lingkungan, dengan sepenuh iman.

Sekolah Adiwiyata, bukan hanya sekedar gelar,
Tapi komitmen nyata, menjaga lingkungan.
Menumbuhkan kesadaran, pada seluruh warga sekolah,
Mencintai bumi, dengan sepenuh jiwa.

Sekolah Adiwiyata, sekolahku tercinta,
Lingkungan bersih, jiwa pun bahagia.
Masa depan gemilang, pasti akan diraih,
Bersama-sama menjaga, bumi pertiwi.