cara membuat surat izin sekolah
Cara Membuat Surat Izin Sekolah: Panduan Lengkap dan Contoh Terstruktur
Surat izin sekolah merupakan dokumen penting yang memberitahukan pihak sekolah mengenai ketidakhadiran seorang siswa. Surat ini berfungsi sebagai bukti resmi dan mencegah ketidakhadiran dianggap sebagai bolos tanpa alasan. Pembuatan surat izin yang baik dan benar mencerminkan tanggung jawab orang tua/wali murid dan membantu menjaga ketertiban administrasi sekolah. Berikut panduan lengkap cara membuat surat izin sekolah yang efektif, beserta contoh terstruktur untuk berbagai keperluan:
I. Memahami Struktur Dasar Surat Izin Sekolah
Setiap surat izin sekolah, terlepas dari alasan ketidakhadiran, harus memiliki struktur dasar yang jelas dan mudah dipahami. Struktur ini meliputi:
-
Kepala Surat (Kop Surat): Ini adalah bagian paling atas surat yang mencantumkan informasi pengirim. Jika surat ditulis atas nama orang tua/wali, tidak perlu kop surat resmi. Namun, jika surat berasal dari lembaga atau organisasi, kop surat wajib dicantumkan.
-
Tanggal Pembuatan Surat: Tanggal ini menunjukkan kapan surat tersebut dibuat. Format tanggal yang umum digunakan adalah tanggal-bulan-tahun (contoh: 17 Agustus 2024).
-
Perihal Surat: Bagian ini menjelaskan tujuan surat secara singkat. Contoh: “Izin Tidak Masuk Sekolah.”
-
Tujuan Surat: Ditujukan kepada siapa surat tersebut. Biasanya ditujukan kepada Kepala Sekolah atau Guru Wali Kelas.
-
Salam Pembukaan: Salam pembuka yang sopan, seperti “Dengan hormat,”.
-
Isi surat: Bagian inti yang menjelaskan identitas siswa, alasan ketidakhadiran, dan durasi izin.
-
Salam Penutup: Salam penutup yang sopan, seperti “Hormat saya,” atau “Wassalamu’alaikum Wr. Wb.” (jika relevan).
-
Tanda Tangan dan Nama Jelas: Tanda tangan orang tua/wali murid (atau pihak berwenang lainnya, jika relevan) dan nama jelas sebagai penanggung jawab.
II. Elemen-Elemen Penting dalam Isi Surat Izin
Isi surat izin adalah bagian terpenting yang harus dirumuskan dengan jelas dan informatif. Berikut elemen-elemen yang wajib ada:
-
Identitas Siswa:
- Nama Lengkap Siswa: Cantumkan nama lengkap siswa sesuai dengan data di sekolah.
- Kelas: Sebutkan kelas siswa saat ini.
- Nomor Induk Siswa (NIS) atau Nomor Induk Siswa Nasional (NISN): Jika memungkinkan, cantumkan NIS atau NISN siswa untuk memudahkan identifikasi.
-
Alasan Ketidakhadiran:
- Jelaskan alasan ketidakhadiran secara spesifik dan jujur. Alasan yang umum meliputi:
- Sakit: Jelaskan gejala yang dialami siswa. Jika memungkinkan, sertakan surat keterangan dokter.
- Keperluan Keluarga: Jelaskan keperluan keluarga secara ringkas, seperti menghadiri acara pernikahan, pemakaman, atau keperluan mendesak lainnya.
- Acara Penting: Menghadiri acara penting, seperti lomba, seminar, atau kegiatan ekstrakurikuler yang diselenggarakan di luar sekolah.
- Alasan Lainnya: Jelaskan alasan lain yang relevan dengan jujur dan sopan.
- Jelaskan alasan ketidakhadiran secara spesifik dan jujur. Alasan yang umum meliputi:
-
Durasi Izin:
- Sebutkan tanggal mulai dan tanggal berakhir izin. Jika hanya satu hari, sebutkan tanggal tersebut dengan jelas.
- Contoh: “Izin tidak masuk sekolah pada tanggal 17 Agustus 2024.” atau “Izin tidak masuk sekolah selama 2 hari, yaitu tanggal 17 Agustus 2024 sampai dengan 18 Agustus 2024.”
-
Pernyataan Tambahan (Opsional):
- Jika siswa akan mengikuti ujian atau tugas penting selama masa izin, cantumkan pernyataan kesediaan untuk mengejar ketertinggalan setelah kembali masuk sekolah.
- Contoh: “Kami akan memastikan anak kami mengejar semua tugas dan materi pelajaran yang tertinggal selama masa izin.”
III. Contoh Surat Izin Sekolah untuk Berbagai Keperluan
Berikut beberapa contoh surat izin sekolah dengan format yang berbeda, disesuaikan dengan alasan ketidakhadiran:
Contoh 1: Surat Izin Sakit (dengan Surat Keterangan Dokter)
[Tanggal Pembuatan Surat]
Perihal: Izin Tidak Masuk Sekolah
Kepada Yth.
Bapak/Ibu Wali Kelas [Kelas Siswa]
Di tempat
Dengan hormat,
Dengan surat ini, kami selaku orang tua/wali murid dari:
Nomor: [Nama Lengkap Siswa]
Kelas: [Kelas Siswa]
NIS: [NIS Siswa]
memberitahukan bahwa anak kami tersebut tidak dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar pada tanggal [Tanggal Izin] dikarenakan sakit.
Terlampir surat keterangan dokter sebagai bukti.
Demikian surat izin ini kami sampaikan. Atas perhatian Bapak/Ibu, kami ucapkan terima kasih.
salam saya,
[Tanda Tangan]
[Nama Jelas Orang Tua/Wali]
Contoh 2: Izin Kebutuhan Keluarga
[Tanggal Pembuatan Surat]
Perihal: Izin Tidak Masuk Sekolah
Kepada Yth.
Bapak/Ibu Kepala Sekolah
[Nama Sekolah]
Di tempat
Dengan hormat,
Saya yang bertanda tangan di bawah ini,
Nomor: [Nama Lengkap Orang Tua/Wali]
Alamat: [Alamat Orang Tua/Wali]
No. Telepon: [No. Telepon Orang Tua/Wali]
selaku orang tua/wali murid dari:
Nomor: [Nama Lengkap Siswa]
Kelas: [Kelas Siswa]
NISN: [NISN Siswa]
memberitahukan bahwa anak kami tidak dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar selama [Jumlah Hari] hari, yaitu pada tanggal [Tanggal Mulai Izin] sampai dengan [Tanggal Selesai Izin] dikarenakan adanya keperluan keluarga, yaitu menghadiri acara pernikahan saudara di [Kota/Daerah].
Kami mohon izin atas ketidakhadiran anak kami dan akan memastikan anak kami mengejar semua materi pelajaran yang tertinggal.
Demikian surat izin ini kami sampaikan. Atas perhatian dan izin yang diberikan, kami ucapkan terima kasih.
salam saya,
[Tanda Tangan]
[Nama Jelas Orang Tua/Wali]
Contoh 3: Surat Izin Mengikuti Kegiatan Ekstrakurikuler di Luar Sekolah
[Kop Surat (Jika Surat dari Organisasi)]
[Tanggal Pembuatan Surat]
Perihal: Izin Tidak Masuk Sekolah
Kepada Yth.
Bapak/Ibu Wali Kelas [Kelas Siswa]
Di tempat
Dengan hormat,
Dengan surat ini, kami selaku pengurus [Nama Organisasi Ekstrakurikuler] memberitahukan bahwa siswa berikut:
Nomor: [Nama Lengkap Siswa]
Kelas: [Kelas Siswa]
NIS: [NIS Siswa]
akan mengikuti kegiatan [Nama Kegiatan] yang diselenggarakan oleh [Nama Penyelenggara] pada tanggal [Tanggal Izin] Dari [Lokasi Kegiatan].
Kegiatan ini merupakan bagian dari program [Nama Program] yang dimaksudkan untuk itu [Tujuan Kegiatan].
Kami mohon izin agar siswa tersebut dapat mengikuti kegiatan ini dan tidak dianggap alpa. Kami akan memberikan laporan kegiatan kepada pihak sekolah setelah selesai.
Atas perhatian dan kerjasamanya, kami ucapkan terima kasih.
Hormat kami,
[Tanda Tangan Ketua Organisasi]
[Nama Jelas Ketua Organisasi]
IV. Tips Tambahan untuk Membuat Surat Izin yang Efektif
- Gunakan Bahasa yang Sopan dan Formal: Hindari penggunaan bahasa informal atau singkatan yang tidak lazim.
- Periksa Kembali Surat: Pastikan tidak ada kesalahan ketik atau tata bahasa sebelum mengirimkan surat.
- Sertakan Dokumen Pendukung (Jika Perlu): Misalnya, surat keterangan dokter, surat undangan acara, atau bukti pendaftaran kegiatan.
- Kirimkan Surat Tepat Waktu: Kirimkan surat izin sesegera mungkin sebelum tanggal ketidakhadiran.
- Komunikasikan dengan Guru: Selain mengirimkan surat izin, sebaiknya komunikasikan secara langsung dengan guru wali kelas untuk memberitahukan ketidakhadiran siswa dan membahas materi pelajaran yang tertinggal.
- Simpan salinan surat itu: Simpan salinan surat izin sebagai arsip pribadi.
Dengan mengikuti panduan ini, Anda dapat membuat surat izin sekolah yang jelas, informatif, dan efektif, sehingga ketidakhadiran siswa dapat dipertanggungjawabkan dengan baik.

